Tuesday, January 8, 2013

Perkembangan Fisioterapi di Indonesia


Revolusi Abad XX
Persenjataan : perang dunia 1 dan perang dunia 2 yang berakhir pada tahun 1945
 Kemanusiaan (HAM)
-          Hak hidup
-          Hak mendapat pendidikan dan pekerjaan
-          Hak berkeluarga
-          Hak bersosialisai/bermasyarakat

1940 : Berkembang organisasi-organisasi kemanusiaan (WHO, UNICEF, ILO), pelayanan rehabilitasi      penyandang cacat.
1951 : Rehabilitasi Centrum di Jebres oleh Alm. Prof. dr. Soeharso
1954 : Klinik Orthopedi di Jebres (bengkel prothose dan orthose)
1955 : Kursus terapi latihan dan massage selama 6 bulan
-          Pengajar dari Eropa
-          Peserta : Perawat
1956 : Sekolah Pengatur Rawat Fisioterapi selama 3 tahun
-          Pengajar : Fisioterapi dari Inggris, Denmark, Italia dan Jerman
-          Siswa : Lulusan SMA dan Perawat
-          Lulusan : Asisten Fisioterapi
1964 : Akademi Fisioterapi DEPKES Surakarta
-          Mahasiswa : Lulusan SMA dan Asisten Fisioterapi
-          Pengajar : Fisioterapi dari Eropa
-          Lulusan : Sarjana Muda Physioterapi (SMPH)
Pelayanan Perkembangan dari Pasien Orthopedi meluas
-          Muskuluskeletal
-          Neuromuscular
-          Pediatri
-          Geriatri
-          Obsetri dan ginekologi
-          Jantung dan pembuluh darah
-          Paru-paru
1973 : Pilot Project Preventive Rehabilitation Unit, yang bertempat di RS Karyadi Semarang
1976 : Semua RSU di seluruh Indonesia harus memiliki Unit Rehabilitasi dimana fisioterapi sebagai intinya

No comments:

Post a Comment